Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu perusahaan properti, PT Agung Podomoro Land Tbk tengah mengembangkan kota baru. Lokasinya berada di pinggir Jakarta.

Kota ini dirancang menjadi landmark baru industri properti di Tanah Air. Proyek baru ini pun dirancang menangkap para calon pembeli rumah dari kelompok masyarakat millenial, generasi Z, bahkan X agar dapat memiliki rumah yang nyaman namun tetap stylish.

Keberadaan kota baru ini diharapkan jadi salah satu jawaban tantangan besar sektor properti di Indonesia, yaitu backlog perumahan. Lokasi kota baru ini berdekatan dengan Stasiun Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

“Agung Podomoro berupaya untuk tidak hanya mengurangi gap tersebut, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penghuninya,” kata Corporate Marketing Director Podomoro Land Agung Wirajaya dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Kamis (25/4/2024).

“Kota Podomoro Tenjo sebagai salah satu mahakarya terbaik Agung Podomoro telah menjadi landmark baru dalam industri properti yang tidak hanya diukur dari skala dan keuntungan ekonomis, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan yang positif. Kami percaya bahwa pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan bahwa investasi kami tumbuh nilainya dari waktu ke waktu. Kota Podomoro Tenjo adalah bukti dari komitmen kami untuk menghadirkan peradaban baru dalam pengembangan properti yang adaptif dan berkesinambungan,” tambahnya.

Agung mengatakan, angka backlog yang masih tinggi saat ini memberikan banyak peluang bagi Agung Podomoro dalam mengembangkan proyek properti yang sudah eksisting, salah satunya Kota Podomoro Tenjo.

“Dengan harga yang sangat terjangkau, kami menawarkan pengalaman terbaik yang tak terlupakan di sebuah kawasan yang telah terbangun dengan baik. Kami yakin bahwa Kota Podomoro Tenjo akan berkembang menjadi ‘the next Serpong’, dan menjadi salah satu kawasan yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia,” ujar Agung.

Chief Marketing Officer Kota Podomoro Tenjo Zaldy Wihardja, menuturkan, peluncuran produk properti terbaru “Millennial Home” di Kota Podomoro Tenjo dirancang untuk memudahkan generasi Millennial, Z, dan X dalam memiliki rumah yang tidak hanya nyaman dan stylish, tetapi juga menjanjikan masa depan yang cemerlang.

“Masyarakat kita adalah masyarakat cerdas yang cenderung memilih daerah yang sudah berkembang. Mereka memilih kota mandiri terbesar seperti Serpong, di mana perkembangan tanahnya sangat luar biasa. Dengan harga yang kompetitif dan terjangkau, serta dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur berkelas, Kota Podomoro Tenjo akan menjadi tujuan investasi properti yang sangat menjanjikan,” ujar Zaldy.

Menurut Zaldy, dengan fasilitas dan infrastruktur yang sangat lengkap mulai dari premium clubhouse yang mendukung gaya hidup modern para penghuni, Grand TOD dan flyover untuk memudahkan akses transportasi publik sehingga lebih efisien secara waktu, menjadikan kawasan ini sebagai peradaban baru yang dirancang untuk memenuhi aspirasi generasi mendatang. “Ini adalah tempat di mana inovasi dan kualitas hidup berjalan beriringan menciptakan sebuah ekosistem yang dinamis dan inklusif,” tutur Zaldy.

Dia memaparkan, produk terbaru yang diluncurkan yakni cluster Deluxe yang berukuran 6 x 10 m2 dan 6 x 15 m2, dengan harga mulai dari Rp 270 juta. Memiliki desain modern tropical, selangkah lebih dekat dengan inner green belt Kota Podomoro Tenjo dan juga dilengkapi oleh clubhouse yang mewah.

Harga Rp500-an Juta

Kota Podomoro Tenjo juga meluncurkan dua produk lainnya yaitu Edelweiss Garden House dan ruko Legrandia Arcade, dengan harga masing-masing mulai dari Rp 500 juta. Edelweiss Garden House merupakan rumah dengan tipe premium yang berlokasi di main boulevard Kota Podomoro Tenjo. Rumah ini didesain dengan new façade dan juga multi façade. Calon pembeli bisa memilih façade yang lebih private dan eksklusif, sehingga berbeda dengan rumah lainnya.

“Selain dilengkapi dengan premium club house, Edelweiss Garden House juga memiliki taman terbesar di Kota Podomoro Tenjo, yaitu Edelweiss Lake Garden. Hunian ini lebih dekat ke stasiun ekstension Tigaraksa Grand TOD, sedangkan untuk millennials home lebih dekat ke stasiun dan flyover Tenjo. Sementara untuk ruko Legrandia Arcade dibangun dengan 3 tipe yaitu 1 lantai, 1 ½ lantai, dan 2 lantai. Ruko ini berlokasi di jalan main boulevard barat ke timur, dan dikelilingi oleh hunian paling padat mencapai 8.000 unit rumah,” kata Zaldy.

Zaldy mengatakan, jumlah unit yang ditawarkan untuk masing-masing produk tersebut sangat terbatas, yaitu millenials home sekitar 200 unit, Edelweiss Garden House sekitar 80 unit, sedangkan Legrandia Arcade hanya tersedia 38 unit.

“Kami bersyukur respon masyarakat terhadap produk properti Kota Podomoro Tenjo sangat baik. Hal ini juga seiring dengan fasilitas dan infrastruktur yang semakin lengkap, di mana pasca peresmian flyover Tenjo oleh Menteri Perhubungan pada akhir Maret 2024 lalu, penjualan Kota Podomoro Tenjo mengalami kenaikan sekitar 10-15%. Hingga saat ini kami sudah menjual lebih dari 5.800 unit rumah, dan ditargetkan penjualan hingga akhir tahun ini dapat mencapai 6.600 unit,” pungkas Zaldy.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Bisnis Apartemen Dilaporkan Lesu, Muncul Fenomena Ini


(wur/wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *