Jakarta, CNBC Indonesia РPemimpin Chechnya, wilayah federasi Rusia, Ramzan Kadyrov diserang rumor sakit keras. Bahkan dikatakan ia menderita sakit yang sangat parah dengan harapan sembuh yang tipis.

Laporan dimuat media Rusia yang berbasis di Latvia, Novaya Gazeta. Dilaporkan bahwa Kadyrov didiagnosa mengidap penyakit pankreatitis nekrotikans.

Pankreatitis nekrotikans adalah komplikasi ekstrim dari pankreatitis akut atau radang pankreas yang menyebabkan kematian sebagian organ. Komplikasi dapat berupa kegagalan organ dan bahkan kematian.

Laporan yang sama juga mengatakan bahwa dirinya dirawat di Rumah Sakit Klinik Pusat Moskow. Dipaparkan pula hasil pemindaian MRI pada organ pemimpin Chechnya itu, yang disebut telah menyebabkan kerabatnya berada dalam kondisi tertekan.

“Tidak akan ada pemimpin yang sama seperti sebelumnya, (komplikasi baru) akan berdampak serius. Bahkan jika dia pulih sekarang, dia tidak akan hidup atau mati,” kata kerabatnya dikutip Newsweek, Rabu (24/4/2024).

Sementata itu dalam laporan The Guardian, Kadyrov dilaporkan telah menerbitkan video latihan sebagai upaya untuk menghilangkan rumor penyakitnya. Ia menerbitkan video di saluran media sosialnya yang menunjukkan dia melakukan latihan bench press, mengangkat beban, dan bergulat dengan rekan tandingnya.

“Hari yang sibuk diakhiri dengan olahraga dan hal-hal positif,” katanya dalam sebuah pesan yang menyertai video tersebut, tanpa membahas penyakit yang dilaporkannya.

“Ingatlah bahwa menjaga kesehatan adalah investasi masa depan Anda,” tambahnya.

Diketahui spekulasi mengenai kesehatan pemimpin Chechnya meningkat pada bulan September ketika juru bicara intelijen militer Ukraina Andriy Yusov mengatakan Kadyrov sudah lama tidak sehat karena masalah kesehatan sistemik. Ada juga rumor di media sosial bahwa Kadyrov telah meninggal atau koma.

Tahun lalu beredar rumor bahwa Kadyrov, yang memerintah Chechnya sejak 2007 dan merupakan sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, menderita masalah ginjal yang serius. Bahkan sempat digosipkan koma.

“Dia punya masalah kesehatan, itu benar…Dia benar-benar sakit tapi sudah pulih,” kata kepala intelijen Ukraina GUR, Letnan Jenderal Kyrylo Budanov kepada media Ukraina, Ukrainska Pravda.

“Kita juga harus mengakuinya, suka atau tidak,” tambahnya.

“Sebenarnya, dari sinilah rumor tentang pemimpin Chechnya koma itu berasal,” lapor publikasi tersebut.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Habis Ukraina, Negara Ini Bisa Jadi Target Putin Selanjutnya


(sef/sef)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *