Jakarta, CNBC Indonesia – Kepolisian masih akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dua arah atau contraflow selama arus balik libur Lebaran 2024. Untuk itu, pemudik diimbau waspada dan diingatkan agar tidak berhenti di bahu jalan selama contraflow berlaku.

Sebagai catatan, pada periode arus mudik Lebaran 2024, terjadi kecelakaan yang menewaskan 12 orang. Kejadian ini bertepatan saat contraflow di tol Cikampek diberlakukan.

“Kalau jalur tol penuh, kami siapkan jalur arteri di titik-titik tertentu, akan kita buka. Apabila terjadi kepadatan dan lalu lintas tidak bergerak, kita akan buka jalur arteri untuk beberapa waktu. Kebijakan one way dan contra flow juga tetap akan kita laksanakan termasuk peralihan arus di jalur arteri,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/4/2024).

Dijelaskan, rekayasa lalu lintas lainnya pengalihan ke jalur Jakarta-Cikampek 2 Selatan akan diterapkan maksimal 500 kendaraan per jam pada siang dan malam hari. Peningkatan kewaspadaan keselamatan lajur contraflow juga akan dilakukan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, selain rekayasa lalu lintas, penyebaran waktu pada arus balik juga perlu dilakukan agar tidak terkonsentrasi pada satu waktu tertentu dan ruas tertentu. Oleh karena itu, masyarakat bisa menunda waktu pulangnya agar dapat menunda terlebih dahulu waktu kepulangannya.

“Oleh karenanya masyarakat juga harus mendukung dengan partisipasi masing-masing kondisi. Kalau bisa WFH (work from home/  bekerja dari rumah) atau tunda pulang, ditunda dulu. Bagi ASN, keputusan Presiden untuk memberikan toleransi WFH bagi ASN tolong dimanfaatkan. Harapannya kepadatan jalan tidak maksimal,” tegasnya.

Apalagi jumlah kendaraan yang bakal balik ke Jakarta masih banyak.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan realisasi volume lalu lintas kembali ke Jakarta pada periode Lebaran H1 sampai H+3 (10-14 April 2024) melalui 4 Gerbang Tol Utama (GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, GT Cikupa) mencapai 961 ribu kendaraan, yang merupakan 52% dari total prediksi 1,87 juta kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek pada periode H1 sampai  H+7 (10-18 April 2024).

“Kami perkirakan masih sekitar 907 ribu kendaraan akan kembali ke Jabotabek atau masih sekitar 48% pemudik yang belum kembali ke Jabotabek,” ujarnya.

“Untuk itu kami terus siaga, terutama pada titik krusial KM 66 Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta yang merupakan pertemuan lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung, salah satunya dengan mendukung rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian, menambah lajur transaksi di gerbang tol, pengalihan lalu lintas menuju jalur fungsional Japek II Selatan hingga menyiapkan sarana di lajur contraflow,” jelas Subakti.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Tol Japek KM 47 – KM 65 Buka Contraflow Arah Cikampek


(dce)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *