Jakarta, CNBC Indonesia – PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) perketat keamanan kilang, dalam rangka menghadapi libur panjang Idul Fitri 1445 H. Selain itu, PT KPI juga perketat keamanan kilang serta berkomitmen untuk pastikan produksi dan supply BBM aman.

Hal ini tergambar pada Apel Persiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri yang digelar bersama TNI dan Polres Dumai, di Lapangan Security, beberapa waktu lalu.

“Tingkat pengamanan dan kewaspadaan akan dikerahkan selama 24 jam. Ditambah lagi kami akan meningkatkan tingkat intelijen untuk memantau dan deteksi dini terhadap hal yang dianggap perlu. Selanjutnya akan kami langkah pengamanan akan dioptimalkan sesuai dengan SOP,” kata Supervisor Physical of Security PT KPI Unit Dumai, R. Cepih HN.

Dia juga menambahkan, langkah ini juga dilakukan sebagai upaya untuk memastikan seluruh persiapan pengamanan telah terselenggara dengan baik dan tidak ada hal yang mengganggu jalannya operasional kilang, salah satunya kembang api pada malam takbiran.

Selain itu, PT KPI Unit Dumai juga menyiapkan langkah pengamanan lain seperti penyiapan CCTV Perimeter di lebih dari 200 titik, mobil patroli, pos pengamanan, hingga speedboat. Jalinan kerjasama pengamanan juga telah dibangun dengan TNI, Polri, Damkar Dumai, dan BPBD Idul Fitri 1445 H.

Di tempat terpisah, Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Unit Dumai, Agustiawan, mengatakan bahwa selama periode libur dan cuti bersama tetap akan dilakukan Plant Patrol oleh tim manajemen dan Section Head untuk memastikan aspek safety tetap dilaksanakan dengan baik.

“Dalam periode libur dan cuti bersama Idul Fitri, Plant Patrol dan Manager on Duty akan standby guna mengawasi, mengarahkan, dan mengambil keputusan-keputusan strategis operasional kilang. Hal ini bertujuan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan optimal dan kebutuhan BBM Nasional terpenuhi sesuai dengan target produksi yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Agustiawan juga mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga dan menjamin produksi dan supply BBM selama periode Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini.

Seperti yang diketahui, kilang Dumai merupakan kilang pengolahan minyak terbesar ketiga di Indonesia. Total kapasitas kilang Dumai dan Sei Pakning mencapai 170 MBSD, dengan rincian 150 MBSD untuk kilang Dumai dan 50 MBSD untuk Sei Pakning. Hal ini setara dengan 16% total kapasitas kilang yang dimiliki PT KPI. Distribusi produk mencakup wilayah Sumatera Bagian Utara.

Selain itu, sepanjang bulan Ramadan juga rutin diadakan Management Walkthrough (MWT), baik oleh Direksi maupun Tim Manajemen PT KPI Unit Dumai.

Seperti kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Direktur Proyek Infrastruktur PT KPI, Kadek Ambara Jaya, pada Kamis lalu (4/4). Pada kesempatan tersebut, Direktur Proyek Infrastruktur PT KPI bersama tim manajemen PT KPI Pusat berkunjung untuk memastikan readiness dan keandalan kilang.

“Kilang unit Dumai sudah cukup andal untuk menjaga pasokan BBM Nasional, khususnya untuk wilayah Sumatera Bagian Utara. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa tetap aman dan nyaman selama masa mudik,” tutup Kadek Ambarjaya.

Tak sampai disitu, GM PT KPI Unit Dumai juga menyempatkan melakukan kunjungan kerja ke Water Treatment Plant (WTP) Sei Rokan, Sabtu (6/4) lalu, untuk memastikan supply air terkendali dengan baik guna menjamin produksi kilang Dumai dan Sei. Pakning tetap aman dan berjalan semestinya.

Sebelumnya, PT KPI Unit Dumai juga telah melakukan rapat koordinasi secara intens dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) guna mendukung kelancaran Satgas RAFI 2024.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyampaikan.”Pertamina berkomitmen menjaga dan mengamankan kelancaran distribusi energi khususnya selama masa Satgas RAFI 2024 dari hulu ke hilir, hal ini mengingat lonjakan pemudik yang cukup signifikan dan RU Dumai juga melayani ketersediaan energi untuk masyarakat yang mudik atau merayakan hari raya di Sumatera Utara dan sekitarnya. Seluruh Kilang Pertamina mengedepankan aspek Safety, dan Keandalan Operasi dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Terima Dana Kompensasi BBM, Pertamina Apresiasi Pemerintah


(dpu/dpu)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *